Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Sayid Ali Khamenei pada 28 Oktober lalu, mengirim pesan pendek kepada para pemuda Prancis melalui media sosial.
Dalam pesannya, Ayatullah Khamenei meminta pemuda Prancis untuk bertanya kepada Presiden Prancis mengapa ia mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw, dan menganggapnya sebagai kebebasan berpendapat, tapi meragukan Holocaust dianggap kejahatan, dan jika ada yang menulis tentang hal ini akan dijebloskan ke penjara.
Setelah memposting pesan tersebut, Instagram langsung memblokir akun milik Rahbar, dan dibuka kembali pada Jumat malam. Aku ini bisa diakses di alamat fr.khamenei. (RM)
342/